Site launched on December, 2010 by LAPAN Satellite Orbit Research Group. Best viewed at 1024 x 768 resolution using Any Browser. Site content is Copyright of LAPAN © 2010-2012

Translate

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini35
mod_vvisit_counterKemarin26
mod_vvisit_counterMinggu ini151
mod_vvisit_counterMinggu lalu195
mod_vvisit_counterBulan ini500
mod_vvisit_counterBulan lalu1180
mod_vvisit_counterTotal57674

We have: 2 guests online
IP: 38.107.179.243
 , 
Tanggal: May 18, 2012

Negara Pengunjung

Indonesia flag
 Indonesia
Unknown flag
 Unknown
United States flag
 United States
Germany flag
 Germany
Singapore flag
 Singapore
Japan flag
 Japan
Saudi Arabia flag
 Saudi Arabia
United Kingdom flag
 United Kingdom
Australia flag
 Australia
Qatar flag
 Qatar
Malaysia flag
 Malaysia
Hong Kong flag
 Hong Kong
Netherlands flag
 Netherlands
Taiwan flag
 Taiwan
Brunei Darussalam flag
 Brunei Darussalam
Norway flag
 Norway
Egypt flag
 Egypt
France flag
 France
Russian Federation flag
 Russian Federation
Ireland flag
 Ireland
41373 visits from 67 countries

Browser Pengunjung

12%Opera 9.80
10%FireFox 6.0.2
6%Google Chrome 14.0.835.186
4%FireFox 9.0.1
4%FireFox 3.6.22
4%Google Chrome 16.0.912.75
3%FireFox 8.0.1
Mitra Global CMS Mitra Global CMS Mitra Global CMS
 
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Pendahuluan

Benda antariksa mungkin jatuh ke bumi dan menimbulkan kerusakan. Awalnya hanya benda alami yang mungkin jatuh namun sejak manusia mampu meluncurkan roket, benda buatan pun berpotensi jatuh ke bumi. Data menunjukkan bahwa saat ini benda langit buatan berukuran lebih dari 10 cm yang mengitari bumi berjumlah lebih dari 16 ribu buah. Lebih dari 90% di antaranya adalah benda buatan yang tidak lagi memiliki fungsi sehingga dinamakan sampah antariksa. Hingga saat ini lebih dari 20 ribu sampah antariksa telah jatuh ke bumi.

Contoh sampah antariksa yang ditemukan jatuh di Indonesia

Jumlah sampah antariksa semakin lama semakin banyak sehingga diperkirakan yang jatuh pun akan terus bertambah. Mempertimbangkan kondisi ini maka Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN senantiasa menginformasikan benda antariksa yang berpotensi jatuh di wilayah Indonesia. Informasi yang diberikan berupa lintasan benda yang akan jatuh secara real time beserta identitas dan perkiraan ukurannya. Harap dipahami bahwa informasi ini bukan informasi prediksi waktu dan lokasi jatuh benda.

Selain pemantauan real time, situs ini juga berisi informasi umum tentang benda jatuh dan hasil analisis benda jatuh (atau dugaan benda jatuh) di Indonesia.

 
 
Mitra Global CMS Mitra Global CMS Mitra Global CMS